DELAPANTOTO – semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, United E-Motor memperkenalkan edisi khusus motor listrik C2000 berbalut warna merah putih. Peluncuran ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus ajakan untuk semakin mencintai produk karya anak bangsa di tengah geliat elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Warna Khusus Merah Putih, Simbol Nasionalisme
United C2000 edisi HUT RI ke-80 tampil mencolok dengan balutan warna merah dan putih yang menjadi simbol nasional. Kombinasi warna ini tak hanya mencerminkan semangat kemerdekaan, tetapi juga mempertegas identitas motor listrik buatan Indonesia yang siap bersaing dengan produk global.
Detail pada bodi diberi aksen garis-garis dinamis dan emblem edisi khusus, membuat tampilannya berbeda dari versi standar. Kehadirannya disebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah membawa Indonesia ke era kemerdekaan.
Performa dan Teknologi Tetap Andal
Meskipun tampil dalam versi spesial, secara performa United C2000 Merah Putih tetap dibekali spesifikasi tangguh. Motor ini menggunakan penggerak listrik bertenaga setara 2.000 watt yang mampu menempuh jarak hingga 60–70 km dalam sekali pengisian penuh.
Fitur-fitur unggulan seperti sistem pengereman CBS (Combi Brake System), panel digital, baterai lithium-ion yang bisa dilepas (removable), dan sistem pengisian daya yang efisien tetap hadir dalam edisi ini. Daya tahan baterai diklaim mencapai lebih dari 800 siklus pengisian, menjadikannya pilihan tepat untuk penggunaan harian.
Jumlah Terbatas, Harga Kompetitif
C2000 edisi Merah Putih akan dipasarkan dalam jumlah terbatas selama bulan Agustus 2025. Harganya tetap kompetitif di kisaran Rp 15 – 17 juta setelah potongan subsidi pemerintah, menjadikannya salah satu motor listrik paling terjangkau di kelasnya.
Program pembelian juga didukung skema kredit ringan serta bonus merchandise eksklusif bertema kemerdekaan untuk setiap unit yang terjual.
Dorong Transisi Energi Bersih
Lewat peluncuran ini, United E-Motor juga ingin mengajak masyarakat untuk mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Pemanfaatan energi listrik di sektor transportasi dianggap sebagai bagian dari upaya mendukung keberlanjutan lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Sumber: masrendi.my.id

